Kabar Duka: Innalillahi Wainnailaihi Raji’un, Ibunda Tercinta Orang Tua dari Jurnalis Ade Dian, Hj.Riswati Medya binti H. Mugni Berpulang

Tangerang, Mabes Japri

Telah berpulang ke Rahmatullah dengan tenang Hj.Riswati Medya binti H. Mugni, Usia 75 Tahun, ibunda tercinta dari seorang Jurnalis (DPP) Mabes Japri Ade Dian, pada hari Minggu sekitar pukul 13.30 WIB dapat ditemui secara langsung di rumah duka Jalan Irigasi Sipon Rt 001, Rw 03, No. 19 Kelurahan Cipondoh Makmur, Kecamatan Cipondoh Kota Tangerang.

Kepergian ibunda tercinta Hj. Riswati Medya binti H.Mugni meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besarnya.

Ucapan belasungkawa pun mengalir dari para Ikhwan guru besar Abah Gaos Suralaya, Ustad dan Kyai, terutama warga RT 01, RW 03 dan RT 03, RW 03, Ketua RT 01 Mardani, dan juga untuk saudara-Saudara ku Om Soleh sekeluarga, Teh Nita, Teh Mila, Teh Yuli, Mitsua (Asun) & Sanas, Santi dan Ipul, Cing Ipah, Topik dan Ida, keluarga almarhum mang Wawan yang sudah banyak membantu beliau sampai ke pemakamannya yang terakhir.

Semasa hidupnya Almarhum Hj. Riwati bergaya staile dengan ciri khasnya berpenampilan rapih dan menarik di mata teman-teman ikhwan (pengajian) guru besar Abah Gaos dan dari beberapa teman-teman nya memanggil dengan panggilan Princes, beliau juga dekat dengan tetangga terutama Besti nya ibu Hj. Apso, Ibu Hj. Sariah, Ibu Hj. Unah, dan juga tetangga yang lainnya merasa kehilangan sosoknya dan kebaikannya.

“Kami keluarga besar dari ibunda tercinta almarhum Hj. Riswati Medya binti H. Mugni banyak terima kasih yang sudah banyak membantu proses kematiannya, terutama keluarga besar Bapak H. Asikin bersama istrinya yang sudah dianggap keluarga dan juga memberikan tempatnya (tanah wakaf atau keluarga) untuk penguburannya (pemakaman) sampai dengan selesai, hanya Allah yang bisa membalas kebaikan-kebaikan beliau, ” Kata anaknya (Ade Dian).

“Kami anak-anaknya: Rina N, Ade D, Andi A, Deddy A (Almarhum), Rafika M, bahwa perpisahan ini adalah suatu yang sangat sedih dirasakan bersama karena kehilangan seorang yang di cintai dan panutan untuk anak-anaknya, tidak ada tempat lagi untuk bersandar, tempat untuk curhat dan kasih sayang seorang ibu yang sudah membesarkan anak-anaknya sampai saat ini dan kami sudah kehilangan kedua orang tua yang kami cintai dan kasihi”.

“Mama 😭😭😭 maafkan anakmu yang belum bisa menyenangkan dan membahagiakanmu, 🤲 hanya doa ku mama semoga mama tenang dan bahagia di sana (syurga) nya Allah dan tidak merasakan sakit lagi, di tempat yang mulia disisi Allah Subhanallah Wata’ alla (Khusnul Khotima), Aamiin, ” Doa dari anakmu Ade Dian.

“Selamat jalan, “Mama”, Semoga Allah Subhanallah Wata’ alla menerima seluruh amal ibadah mama, mengampuni segala dosa dan kesalahannya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya”.

Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan.

“Aamiin Ya Rabbal allamiin”.

Penulis: Jurnalis Ade Dian dan Rafika Medyanti

Editor: Ade Dian

Redaksi: Hermansyah, S.H